PENYAKIT TIMBUL KARENA
KETIDAKSEIMBANGAN SISTEM IMUN
Tanpa sistem imun, kita tidak dapat bertahan hidup. Menjaga sistem imun tetap seimbang membantu tubuh menghadapi berbagai ancaman dan tantangan kesehatan.
PENYEBAB SISTEM IMUN
TIDAK SEIMBANG
Stres, kurang olahraga, kurang tidur, polusi, radikal bebas, karsinogen, patogen seperti bakteri, virus dan jamur, obat-obatan tertentu, kemoterapi, makanan ultra-proses, pengawet makanan, bahan kimia, dan berbagai faktor lainnya dapat memengaruhi fungsi serta keseimbangan sistem imun.
SISTEM IMUN SEBAGAI
PONDASI KESEHATAN
Bagaikan sebuah rumah, sistem imun merupakan salah satu pondasi penting kesehatan tubuh. Ketika sistem imun bekerja dengan baik dan seimbang, tubuh lebih mampu menjaga berbagai fungsi tubuh secara terkoordinasi.
Sebaliknya, ketika fungsi atau regulasi sistem imun terganggu, keseimbangan kesehatan tubuh juga dapat ikut terpengaruh.
DI ZONA MANA SISTEM IMUN TUBUH ANDA?
Sistem Imun “Overreactive”
OVERACTIVE IMMUNE CELLS mengakibatkan: AUTOIMUN dan ALERGI.
Penyakit yang disebabkan karena sistem imun yang over active / terlalu kuat (Auto Immune Disease):
Lupus, Epilepsi, Asthma, Alergi, Asam Urat, Rheumatik, Rheumatoid Arthritis, Thallasemia, Seliaka, Psoriasis, Angkylosing Spondilitis, AAD, ADHD, Schleroderma, Multiple Sclerosis, Myastenia Gravis, Gagal Ginjal, Hipothyroid, Hiperthyroid, Autisme, Anemia, Insomnia, Parkinson, Alzheimer, Leukimia, Endometriosis, Diabetes Tipe 1, ITP (Idiopathic Thrombocytopenic Purpura), GBS (Guillain-Barre Syndrome), Sinusitis karena alergi, dll.
Posisi Imun yang Stabil
Posisi imun yang stabil merupakan pondasi tubuh yang kuat. Sistem imun yang seimbang membantu tubuh tetap kokoh, sehat, dan lebih siap menghadapi berbagai tantangan kesehatan.
Sistem Imun Terlalu Lemah (Underactive)
Mengakibatkan: INFEKSI, KANKER, dan PENYAKIT DEGENERATIF.
Penyakit yang disebabkan karena sistem imun yang under active / lemah (Under Active Immune Disease):
Penyakit Cardiovascular, Jantung, Stroke, Kolesterol Tinggi, Penyumbatan Pembuluh Darah, Hypertensi, Vertigo, Eksim, Herpes, Campak, HIV, Cacar Air, Kista, Myom, Thyroid, Malaria, Cikungunya, Demam Berdarah, Flu Burung, Influenza, Kanker, Tumor Prostat, Tiphus, Pencernaan Bermasalah, Meningitis, Toksoplasma, Rubella, Prostats, TBC, TBC Tulang, Diabetes Tipe 2, Hepatitis, Bronchitis, Maag.
APA ITU IMUNOTERAPI?
Imunoterapi adalah pendekatan yang memanfaatkan atau memodulasi sistem imun untuk membantu tubuh menghadapi penyakit tertentu.
Prinsipnya adalah membantu respons imun bekerja secara lebih tepat sesuai kondisi dan kebutuhan tubuh.
MENGAKTIFKAN
Membantu mengaktifkan respons sistem imun ketika tubuh membutuhkan mekanisme pertahanan.
MENGUATKAN
Mendukung komponen respons imun agar dapat bekerja lebih efektif dalam menghadapi target tertentu.
MENYEIMBANGKAN
Membantu mengatur respons imun agar tidak terlalu lemah maupun bereaksi secara berlebihan.
Bagaimana sel-sel sistem imun saling berkomunikasi untuk mengatur respons tersebut?
Kenali Molekul Imun
APA ITU MOLEKUL IMUN /
TRANSFER FACTOR?
Transfer Factor bukan vitamin, herbal, enzim, kolostrum, mineral, cell food, hormon, steroid, maupun obat.
TRANSFER FACTOR
Transfer Factor merupakan rangkaian molekul kecil yang berperan sebagai perantara informasi yang dibutuhkan dalam komunikasi sistem imun.
DARI MANA MOLEKUL IMUN / TRANSFER FACTOR BERASAL?
Molekul imun secara alami bisa ditemukan di dalam darah manusia, ASI ibu / kolostrum, dan di dalam kolostrum semua hewan yang menyusui dan juga kuning telur.
4Life Transfer Factor (kapsul imun) diperoleh melalui proses ekstraksi dan ultrafiltrasi dari kolostrum sapi serta kuning telur ayam.
Proses tersebut disebut menggunakan teknologi nano factor, sehingga produk akhirnya dinyatakan tidak lagi mengandung antibodi hewan seperti IgG dari kolostrum sapi dan IgY dari kuning telur ayam.
Dari mana sebenarnya konsep Transfer Factor berasal dan siapa yang pertama kali menemukannya?
Lihat Sejarah PenemuannyaSEJARAH TRANSFER FACTOR
Transfer Factor mulai diperkenalkan dalam dunia ilmiah pada tahun 1949 oleh Dr. H. Sherwood Lawrence.
VIDEO SEJARAH TRANSFER FACTOR
BAGAIMANA CARA KERJA TRANSFER FACTOR?
Transfer Factor dipelajari sebagai molekul kecil yang membawa informasi dalam komunikasi sistem imun.
MENDIDIK SISTEM IMUN
Membantu sistem imun mengenali patogen seperti bakteri, virus, kuman, jamur, dan parasit, serta mengenali sel tumor dan sel kanker.
MENGUATKAN SISTEM IMUN
Mendukung sistem imun dalam menghadapi ancaman serta membantu proses pembentukan memori imun, sehingga respons terhadap paparan berikutnya dapat berlangsung lebih cepat.
MENYEIMBANGKAN SISTEM IMUN
Membantu mengatur respons sistem imun agar kembali ke kondisi siaga setelah ancaman berhasil dikendalikan.
VIDEO: CARA KERJA TRANSFER FACTOR
AKTIVITAS NATURAL KILLER CELL
Penelitian selama 7 tahun (1992–1999) pada 198 produk terkenal yang terdiri dari 400 jenis ramuan. Penelitian ini disebut dilakukan oleh dua lembaga independen, yaitu The Russian Academy of Medical Science (RAMS) di Rusia dan The Institute of Longevity Medicine di California, Amerika Serikat, dengan metode blind test.
Dengarkan Pengalaman Mereka
Video testimoni pengguna akan ditampilkan dalam bentuk kartu YouTube.
Ingin Mendapatkan Molekul Imun yang Original?
Pelajari Peluang Usaha Imunoterapis
Jalur khusus bagi Anda yang ingin belajar, berbagi edukasi sistem imun, membangun customer, dan mengembangkan jaringan bisnis secara terstruktur.
Pelajari Peluang Usaha ImunoterapisContent Hub
Materi edukasi, testimoni, dan jurnal ilmiah akan ditampilkan di sini.